Seiring kemajuan teknologi, sekarang setiap orang dengan mudah dapat memulai usaha online. Dengan memposting di marketplace ataupun di sosial media, tiap orang dapat menawarkan produknya, tiap orang dapat berjualan.

Tentunya proses bisnis tidak hanya di situ. Tidak hanya sekedar menawarkan produk. Ada proses sebelum dan proses sesudahnya.

Sebelum menawarkan produk, ada banyak persiapan yang harus kita lakukan. Antara lain:

  1. Kita sudah punya stok barang yang kita tawarkan.
  2. Jika kita belum punya stok, kita tahu di mana kita bisa mendapatkan barang yang kita tawarkan.
  3. Atau jika memang barang tersebut harus diproduksi dulu, kita juga tahu di mana barang tersebut dapat diproduksi.

Jangan sampai, setelah kita menawarkan produk, kemudian ada yang ingin beli, ternyata barangnya tidak ada stok atau tidak dapat dipesan ke suplier.

Kira-kira kalau Anda dalam posisi konsumen, apa yang Anda rasakan?

Apakah Anda akan berpikir, tidak ada barang kok jualan?

Atau memang merasa harap maklum saja. Namanya juga jualan online toh. Begitu?

Padahal itu kurang baik lho bagi bisnis kita, karena akan menurunkan kepercayaan konsumen.

Penulis sering dengar, di online harganya murah-murah, tapi pas diorder, barangnya tidak ada.

Pembaca pernah dengar tidak yang seperti itu?

Karena itulah pentingnya stok barang.
Karena itulah pentingnya kita mencari suplier.


Gambar 1. Stok alat peraga di Graha Mainan

Tidak offline tidak online. Stok barang merupakan salah satu kendala dalam berbisnis.

Perlu cukup banyak hal yang cukup untuk menyetok barang. Seperti modal, keberanian dan ekosistem bisnis yang cukup.

Modal tidak perlu dibahas lagi.

Keberanian juga diperlukan, karena pasti ada rasa khawatir, apakah barangnya bisa berputar atau tidak.

Ekosistem bisnis pun diperlukan, jika sudah berani menyetok, maka tidak bisa dia sendiri yang berjualan. Diperlukan kerjasama dengan orang lain yang juga ingin berjualan. Kerjasama yang saling menguntungkan.

Graha Mainan mengadopsi sistem warung dalam bisnisnya. Yaitu Grosir dan Eceran. Graha Mainan sebagai Grosir dan Reseller sebagai pengecer.

Dari tiga hal persiapan sebelum memulai bisnis, reseller tentunya sudah cukup paham pentingnya mempunyai suplier yang punya ketersediaan stok.

Bagi pembaca yang ingin menjadi reseller Graha Mainan silakan pelajari Cara Menjadi Reseller Graha Mainan.

Terus berkeinginan punya usaha adalah hal yang baik. Tapi jika hanya sampai berkeinginan, mungkin itu bukan bisnis yang baik.

Kata pak Bob Sadino "Bisnis yang baik adalah bisnis yang dikerjakan".

Itu tadi baru cerita hal proses sebelum kita menawarkan produk secara online ya.

Cerita tentang proses setelah kita menawarkan produk dan mendapat order, juga cukup panjang lho. Masih bisa berlembar-lembar.

Tapi intinya begini, setelah kita dapat order, hal yang harus dilakukan adalah kita infokan berapa totalnya, berapa beratnya dan berapa ongkos kirimnya.

Setelah itu, kita masih harus packing barang, menghubungi ekspedisi, mencatat nomor resi dan menginfokan kepada pelanggan bahwa barang sudah dikirim disertai info nomor resi.

Graha Mainan juga menerima pesanan dropship atas nama reseller. Reseller bisa melihat informasi pengiriman untuk melihat nomor resi pesanannya, sehingga bisa menginfokan kepada pelanggannya. Graha Mainan siap melayani Anda.

Semoga kita bisa bekerja sama

Terima kasih
Graha Mainan